mengapa seorang usia lansia harus memperbanyak amalan ibadah
1 Ibadah hati. Dalam ibadah hati ada perkara-perkara yang hukumnya wajib, sunah, mubah, dan makruh atau haram. 2. Ibadah lisan. Dalam ibadah lisan juga demikian, ada yang wajib, sunah, mubah, makruh dan haram. Ibadah lisan merupakan ibadah yang menggunakan lisan kita untuk mencari pahala, seperti berceramah dan membaca Alquran. 3. Ibadah badan
Contohdari amal saleh adalah menjalankan ibadah salat, puasa Ramadan, haji dan ibadah-ibadah lainnya baik yang diwajibkan maupun disunahkan. Di dalam amal saleh tersebut terdapat amal ibadah dan juga amal jariyah. Dengan demikian, amal saleh meliputi hablun min Allah dan hablun min al-nas. Amal saleh menjadi syarat kesempurnaan iman seseorang.
c Kelompok lansia resiko tinggi, yaitu lansia yang berusia lebih dari 70 tahun. Beberapa pendapat ahli dalam Efendi (2009) (dalam Sunaryo, et.al, 2016) tentang batasan-batasan umur pada lansia sebagai berikut: a. Undang-undang nomor 13 tahun 1998 dalam bab 1 pasal 1 ayat 2 yang berbunyi " lanjut usia adalah seseorang yang mencapai usia
Lansiaharus tetap aktif dan terpisah menurut usia. 4. Teori psikososial (Moyle et al, 2014) 1) Teori person-environment fit Perubahan lingkungan berhubungan dengan penuaan adalah sumber stress dan mempengaruhi kesejahteraan. 2) Teori peran Ketika lansia berubah peran dari sosial dan lingkungan, menyebabkan stres dan konflik peran.
5 Memperbanyak Shalat Sunah. Di bulan Rajab, dianjurkan untuk memperbanyak shalat sunah seperti shalat Tahajjud, shalat Dhuha, dan shalat Witir. Dijelaskan dalam buku Doa & Amalan di Bulan Rajab, Sya'ban & Ramadhan yang disusun oleh Tim Zahra, bahwa dalam kitab Iqbal Rasulullah SAW bersabda:
Vay 5s Online.
mengapa seorang usia lansia harus memperbanyak amalan ibadah